Babe

Babe

Babe

Sekilas saya mengira bahwa film ini berkisah tentang romantika atau perjalanan cinta antara sepasang kekasih. Tapi ternyata film ini berkisah tentang Babi! Hehehe

Film ini mengisahkan perjalanan hidup seekor anak babi di suatu daerah peternakan. Anak babi ini dipelihara oleh seorang peternak, yang juga memelihara hewan-hewan lain seperti domba, kuda, ayam, itik, sapi dan tentunya juga kucing serta dua anjing pengawas gembalaan. Anak babi ini sejak kecil sudah tidak memiliki orang tua sehingga dia dirawat oleh salah satu anjing pengawas gembala tersebut. Anjing gembala yang merawat Babe ini mengajarkan Babe cara mengembalakan domba yang sudah menjadi tugas anjing-anjing gembala tersebut. Karena usianya yang masih muda, membuat para domba tidak menghiraukan perintah si Babe untuk kembali ke kandang. Hal yang cukup menarik adalah adanya percakapan antara babi, anjing gembala, domba, ayam, itik, sapi dan kucing yang ada di peternakan itu. Karena domba-domba itu tak kunjung menuruti perintah si babi, akhirnya sang babi menggigit ‘ratu domba’. Ratu domba itupun langsung berbicara dengan sedikit jengkel “Apakah kau tidak mempunyai gigi? kau tidak perlu melakukan itu, kau hanya cukup meminta dan kami akan melakukannya…”. Sejak itu sang babi, ratu domba dan anak buah domba menjadi akrab. Ketika saatnya masuk kandang tiba, dengan patuh para domba akan memasuki kandang dengan instruksi Babe.

Hal tersebut diketahui oleh pemilik peternakan itu. Dia terus memberikan perhatian kepada Babe agar bisa menjadi kepercayaannya. Bahkan ketika kedua anjing gembalanya tengah sakit, Babe-lah yang dipercayanya untuk menggembalakan domba-domba ternaknya.

Namun hal yang mengerikanpun terjadi. Untuk menyambut natal, si peternak dan istrinya butuh daging untuk dimasak untuk menyambut malam kudus. Dan merekapun berencana untuk menyembelih si Babe. Namun mengingat dia adalah babi satu-satunya yang tersisa dan dia juga punya keahlian untuk menggembala ternak, akhirnya  rencana untuk menyembelih Babe tidak jadi dilakukan.

Untuk menyambut natal, di daerah peternakan tersebut diadakan perlombaan anjing gembala domba. Dan kebetulan si peternak ini adalah orang yang sering menjuarai perlombaan tersebut. Namun karena kedua anjingnya tengah sakit, akhirnya dia memutuskan untuk membawa Babe sebagai kontestan di perlombaan tersebut. Ketika dia dan babe memasuki stadion, semua penonton menertawakannya, mencemoohkannya dan mengolok-olokannya. Istri si peternak yang tengah menonton pertandingan itu di TV bersama teman-temannya, tiba-tiba pingsan karena tidak kuat menahan malu. Namun si peternak tetap sabar dan mempercayakan semuanya kepada Babe. Dengan tetap diiringi oleh kedua anjing yang masih sakit tersebut, mereka memasuki stadion. Ketika giliran mereka hampir tiba, ternyata domba-domba yang ada dalam perlombaan tersebut tidak mau menuruti perintah Babe, bahkan ketika ia memohon sekalipun. Melihat hal itu, salah satu anjing peternak tersebut lari ke rumah mereka dan menemui domba-domba peliharaan si peternak. Anjing tersebut menceritakan bahwa domba-domba di perlombaan tidak mau mendengarkan Babe dan ia meminta sesuatu yang bisa membuat domba-domba itu menuruti perkataan Babe. Setelah berembuk, akhirnya sang domba memberikan satu kata kunci “Sew, im, ewe..” dengan syarat si anjing tidak lagi menggigit saat ia menggembalakan domba-domba itu.

Dengan bergegas sang anjing langsung kembali ke stadion dan segera memberi tahu mantra magis itu kepada Babe. Melihat sang anjing memasuki lapangan, semua penontonpun berteriak “Dia akan mengajarkan cara menggembala yang baik kepada si babi..hahahahah”. Setelah itu Babe langsung mempraktekkannya dan waw….semua hadirinpun terpukau. babe berhasil menggembalakan domba-domba di perlombaan itu. Bahkan ia bisa menyuruh domba-domba tersebut berbaris sesuai jenis kelamin..;). Melihat hal itu semua hadirin bersorak dan memberi ucapan selamat kepada si peternak karena dia kembali menjuarai perlombaan itu. Hewan-hewan ternak lain, sahabat Babe, seperti kuda, sapi, ayam, itik, tikus, angsa, domba-domba dan kucing juga ikut menonton kemenangan Babe di TV rumah majikannya, meskipun hanya dari luar jendela (berhubung tidak ada orang di rumah, jadi pintunya dikunci ;D)

Semua binatang bahagia!

Bagaimana dengan anda?

Advertisements

The Ringer

Ini adalah salah satu film favorit saya, Berpura-pura Bloon. Kira-kira begitulah inti cerita dari film ini. Sebenarnya tidak melulu memerankan peran bloon, tapi setidaknya bagian inilah yang bagi saya cukup menyita perhatian. Steve seorang pria muda yang pada suatu hari membuat seorang bapak tua bernama Stavi kehilangan jarinya akibat kecelakaan. Steve yang merasa tertekan oleh rasa bersalahnya terhadap pak tua Stavi berusaha dengan berbagai cara bagaimana agar Stavi mendapatkan jari tangannya kembali. Steve mengikuti berbagai perlombaan agar mendapat uang sehingga ia bisa membiayai pengobatan Stavi.

Di tengah cerita, dia dipaksa oleh pamannya untuk berpura-pura menjadi orang yang memiliki gangguan mental dan masuk ke panti rehabilitasi khusus gangguan mental. Di sana sering diadakan perlombaan. Dan dia berharap agar dia bisa menang dalam perlombaan di sana dan memperoleh uang untuk mengobati Stavi. Ketika sudah memasuki panti rehabilitasi tersebut dia bertemu dengan banyak karakter keterbelangan mental. Ada yang autis, ada yang sedikit cacat fisik, dan lain sebagainya. Ketika melihat keadaan tersebut, saya berpikir ternyata orang-orang bule yang memiliki keterbelangan mental di sana tidak kalah gokilnya dengan orang-orang “special” yang ada di Indonesia. Selama berada di panti, Steve bertemu dengan 6 teman yang juga sama-sama menjadi penghuni panti tersebut. Dengan berjalannya waktu ternyata keenam teman tersebut mengetahui dan memaksa Steve untuk mengakui bahwa ia sebenarnya hanyalah berpura-pura. Mereka pada awalnya marah atas kebohongan Steve. Tapi setelah Steve menceritakan alasannya mengapa dia melakukan hal itu akhirnya keenam temannya tersebut bersedia membantu Steve agar menang dalam perlombaan tersebut. Mereka melakukan latihan yang ekstrim ala orang “spesial” terhadap Steve, mulai dari latihan lari jam 3 dini hari, disiram dengan air ketika tidur bahkan latihan lari dengan dikejar olah anjing agar larinya menjadi kencang 😉

Di panti tersebut, Steve bertemu dengan Lynn, seorang wanita cantik yang berprofesi sebagai pelatih orang-orang di panti tersebut. Lynn sebenarnya sudah memiliki seorang tunangan bernama David, namun karena ketahuan berselingkuh oleh Steve dkk dan Steve melaporkannya kepada Lynn, akhirnya mereka putus. Meskipun sudah diketahui oleh ke enam temannya, namun di depan Lynn, Steve masih berpura-pura autis. Sejak putusnya Lynn dari David, Steve semakin dekat dengan Lynn meskipun Lynn hanya menganggap Steve sebagai anak asuhnya mengingat di matanya Steve masihlah seorang autis. Kebersamaan yang makin terbentuk lama-lama menimbulkan rasa cinta di hati Lynn. Puncaknya pada malam pesta menjelang pertandingan, Lynn dan Steve berdansa dimana Steve mengungkapkan kalau dia tidak mau berpisah dari Lynn. Ketika Steve akan mencium Lynn, Lynn pun lari karena merasa bersalah telah membuat Steve jatuh hati padanya.

Keesokan harinya di saat pertandingan, Steve memperolah medali perunggu. Namun ketika penyerahan medali, Steve di tengah panggung mangaku bahwa dia hanya berpura-pura sebagai orang berketerbelakangan mental. Diapun memberikan medalinya kepada Thomas, salah seorang dari teman autisnya yang juga ikut dalam perlombaan tersebut. Saat Steve mendekati Lynn, diapun menampar pria yang sebenarnya ia cintai.

6 Bulan Kemudian

Suasana sudah kembali reda. Lynn sudah tidak marah lagi kepada Steve dan Stavi (Pak tua yang kehilangan jari) sudah mendapatkan jarinya kembali. Pada saat itulah Steve kembali mengungkapkan perasaan cintanya kepada Lynn dan Lynn menerima cinta Steve.

Bruce Almighty

Bruce Almighty

Bruce Almighty

Barangkali ini adalah judul film yang sebagian dari ada sudah pernah menyaksikannya.

Namun tidak ada salahnya sedikit saya utarakan ulasan singkat mengenai film ini, khususnya bagi anda yang pada saat film ini diputar(bioskop/TV) kurang mengerti mengenai isi dan pesan yang dibawa oleh fil ini. Mungkin saja anda tengah asik sms-an dengan kerabat/teman sehingga tidak fokus menyaksikan film ini(hanya melihat aksi si ‘aktor’ saat menyihir apapun yang dia mau) ataupun menonton dengan sang pacar sehingga yang terlihat di layar hanya wajah pacar anda..hehehe

Sebenarnya film ini mengisahkan tentang seorang reporter tv yang bernama Bruce (Jim Carrey) yang selalu gagal dalam mencapai keinginannya sebagai ‘anchorman’. Apalagi beberapa insiden yang menimpanya. Sehingga pada suatu waktu Bruce komplain kepada tuhan. Kemudian tuhan menjelma dalam wujud manusia(Morgan Freeman) memberikan kekuatan yang dia miliki kepada Bruce. Dengan kekuatan yang baru itu Bruce melakukan apa saja bak penyihir. Ketika di jalanan macet, dia menggunakan kekuatannya untuk menyingkirkan kendaraan yang ada, kemudian ghentikan hujan dan sebagainya. Ini adalah salah satu daya tarik dari film ini. Tidak kalah seru dengan Harry Potter ^^

Namun dengan diberikannya kekuatan tuhan kepada Bruce bukan berarti dia bebas sesukanya. Dia dituntut mengerjakan salah satu tugas tuhan yakni menyelesaikan masalah yang dihadapi semua manusia. Dalam film ini dikisahkan doa-doa manusia masuk ke dalam inbox email Bruce hingga sangat penuh dan dia merasa kesulitan dalam menjawab dan mempertimbangkan doa-doa tersebut.

Apalagi sejak dia diberi kekuatan tersebut, Bruce tidak bisa berhubungan secara bebas dengan pacarnya. Akhirnya dia menyerah dan mengembalikan kekuatan yang telah ia terima kepada tuhan. Ia baru menyadari bahwa pekerjaan sebagai tuhan itu adalah pekerjaan yang berat dan tidak mungkin dipikul oleh manusia biasa termasuk Bruce. Tanpa kita sadari sebenarnya kita sering melakukan hal tersebut dalam kehidupan kita. Misalnya di saat doa yang selalu kita panjatkan, yang berisi harapan dan keinginan kita, sudah sekian lama belum juga dikabulkan oleh tuhan. Kadang kita merasa ‘ah..tuhan tidak adil sama gue nih..’ atau pernah juga terlontar ‘udah cape-cape ibadah dan berdoa siang malam, masih aja permintaan gak kesampean juga’. Padahal di balik itu tuhan punya rencana lain. Barangkali pada saat ini adalah waktu yang belum tepat untuk terkabulnya permintaan kita itu atau mungkin kita sebenarnya belum terlalu membutuhkannya. Atau bisa juga jika hal tersebut terkabul, akan memberi dampak yang buruk bagi kita ketimbang permintaan itu tidak terkabulkan. Nah tuhan jauh lebih tahu tentang kebutuhan kita karena tuhan tidak memberi apa yang kita inginkan namun tuhan memberi apa yang kita butuhkan. Percayalah ketika waktunya tepat, pasti permohonan doa tersebut akan dikabulkan tuhan. Namun dengan catatan kita bersungguh-sungguh dalam berdoa, menjauhi laranganNYA dan menjalankan perintahNYA. Dan satu lagi kunci agar doa terkabul adalah Yakin bahwa tuhan akan mengabulkan permintaan tersebut.

Oya kembali ke film di atas, sebenarnya film ini sudah ditayangkan di Amerika sejak tahun 2003 namun masih sering diputar di TV dan bioskop sampai sekarang. Menurut pendapat saya film ini layak ditonton karena banyak hikmah yang dapat kita petik di sana.

Selamat nonton.