Pameran Photografi MNC

Bertempat di Plaza MNC 2nd Floor, Jln. Kebon Sirih No. 17-19 Jakarta Pusat telah digelar pameran photography modern yang mengusung tema Luminosity. Berikut beberapa cuplikan foto yang dipamerkan dalam event 2 tahunan ini yang sempat saya abadikan.

Diadakandi lantai 2, seluruh dinding ditempeli dengan foto-foto yang indah

Baby with many expressions

Bu Tani yang sadar kamera

Continue reading

Advertisements

Stasiun Juanda : Permata Biru di Pusat Jakarta

Bersih dan bagus adalah kesan pertama yang bisa saya tangkap saat pertama kali menginjakkan kaki di Stasiun Juanda Jakarta Pusat. Ya, dari hampir semua stasiun Jabodetabek+Bandung Β yang pernah saya lewati, stasiun Juanda lah yang bisa saya beri nilai 8,5 alias nilai tertinggi, setidaknya hingga tulisan ini saya tulis. Kenapa saya bisa berkata demikian? Bayangkan oleh anda, stasiun apa di Jabodetabek yang memiliki 2 eskalator naik dan turun yang masih aktif (selain Gambir)? Jawabannya adalah Juanda. Stasiun mana yang memiliki stan pameran dengan jumlah lumayan banyak? Jawabannya Juanda. Dan stasiun mana yang catnya masih baru dan pemilihan warnanya paling bagus? Jawabannya Juanda. Warnanya biru langit, itulah sebabnya saya menyebutnya permata biru di pusat Jakarta.

Continue reading

Gedung-gedung Terindah Di Jakarta

Apakah anda berniat untuk melakukan perjalanan ke Honkong atau Los Angeles, hanya untuk melihat kemegahan gedung-gedung pencakar langit di kota tersebut? Memang, Hongkong sangat terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya yang indah dan kota ini telah dinobatkan sebagai kota dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia. Well, okay okay aja kalau anda mau melakukan perjalanan ke sana. Cuma kalau hanya untuk menikmati hiruk pikuk metropolitan di sana, rasanya sayang saja mengingat uang yang harus anda sediakan untuk datang ke sana, bukan jumlah yang sedikit tentunya. Karena, percaya ataupun tidak, Jakarta juga punya pesona tersendiri terkait gedung-gedung pencakar langit yang berdiri di setiap sudut kota. Kalau anda pernah mendengar nama, Mega Kuningan, Kuningan, Sudirman dan Thamrin, maka anda sudah berada pada posisi yang tepat untuk menikmati keindahan gedung-gedung pencakar langit nan menawan. Memang daerah ini terkenal sebagai kawasan bisnis dan perkantoran, bahkan yang terbesar di Indonesia. yaiyalah,,dimana lagi coba, Masa di Sorong. Anda mau gedung model apa? Model menara kembar petronas-petronasan, ada. Model pipih, ada. Model tumpukan buku, ada. Model gendut berundak-undak seperti stupa, ada. Model kerucut, ada.Model pulpen terbalik, ada. Model apa lagi? Model piring terbang? Model sepatu melayang? Model rambut diikat? Belum ada,,hahaha. tapi setidaknya, gedung-gedung yang ada di Jakarta tidak terlalu ketinggalan jika di bandingkan kota-kota besar lain di dunia. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan coba share beberapa potret gedung-gedung yang mengagumkan, minimal buat saya pribadi. Yang di sini masih belum seberapa. Tapi saya janji, next time akan saya lengkapi koleksi fotonya. Tapi buat sekarang, nikmati yang ada dulu aja ya. ^___^

Apartemen Oasis Amir, Jakarta Pusat. Terdiri atas 4 menara dengan bentuk dan ukuran yang persis sama. Lucu.

Gedung Miring (akibat kamera^^) MNC Tower Jakarta Pusat. Salah satu gedung tertinggi di Jakarta dengan 29 lantai. Kalau malam, terlihat lampu illuminer biru di sekeliling puncak gedung.

Gedung Depkeu Jakarta Pusat. Bentuknya yang gemuk apalagi ditambah kaca biru di sekeliling gedung, membuat gedung ini terlihat mencolok dibanding gedung lain.

Lumire Hotel Jakarta Pusat. Keunikannya terlihat dari desain gedung yang melebar ke samping dengan kaki-kaki penyangga yang terlihat kokoh. Juga ada skypark nya ^___^

Gedung Indosat Jakarta Pusat (kiri). Satu-satunya gedung di Jakarta yang dipenuhi dengan radar dan tower pemancar di puncaknya. Pada malam hari, di sepanjang sisi depan gedung akan memancarkan lampu kelap kelip gemerlap.

Kempinsky Tower, Thamrin Jakpus. Gedung yang terlihat begitu langsing. Namun dengan perpaduan warna hijau muda dan putih, memberi kesan bahwa gedung ini sangat nyaman untuk ditempati. Gedung ini menjadi satu kesatuan dengan HI dan Grand Indonesia.

Kalau HI punya Kempinsky, maka Grand Hyatt yang sudah menjadi tetangga HI sejak lama, juga memiliki gedung kebanggaan yakni The Plaza. Gedung ini menyatu dengan Plaza Indonesia yang terkenal dengan produk-produk Branded nya.

BCA Tower, Thamrin Jakarta Pusat. Terkenal dengan konstruksi serba kaca nya. Bentuknya yang pipih membuatnya menjadi sangat artistik.

Mandarin Oriental Hotel, Bundaran HI Jakpus. Bentuknya yang terinspirasi dari Dynasti Ming dan mirip dengan gedung Huothing di Makau. Sangat timur.

20121022-212518.jpg

Ritz Carlton Hotel, SCBD Jakarta Selatan

20121022-214509.jpg

Artha Graha Tower

Lomba Konstruksi Brick Lego

Sekitar tanggal 17 Agustus kemaren, saya iseng-iseng mampir ke Grand Indonesia bersama beberapa sahabat. Rencana awal sebenarnya adalah bertemu dengan teman lain alumni goethe haus teen festival 2007, tapi langkah kami terhenti di sebuah arena pameran yang bertajuk “Lego Break Construction Competition”. Ya, sebuah ajang kreativitas dalam membentuk bangunan unik dari potongan-potongan brick produk Lego. Tema kompetisi ini adalah Indonesian Future Building.

Berikut beberapa momen yang sempat saya abadikan untuk anda sekalian :).

Continue reading

Wajahmu Oh..Stasiun Bogor

Menjelang kepindahan total saya dari Bogor ke Jakarta sekitar awal April, setiap weekend saya rakin sekali untuk pulang ke Bogor. selain untuk mengurus ijazah dan transkrip nilai yang tak kunjung beres 😦 , juga tidak lain untuk melepaskan kerinduan saya terhadap kota yang sudah menemani saya lebih kurang 4 tahun dalam menempuh pendidikan. Banyak suka dan duka di kota ini, juga banyak pengalaman yang tak terlupakan. Namun apapun itu bentuknya, Bogor tetaplah rumah kedua bagi saya.

Salah satu hal yang juga ikut andil menemani saya selama di Bogor adalah stasiun Bogor. meski tidak terlalu sering menggunakan jasa kereta, tapi sesekali ketika hari-hari tidak sibuk, saya sempatkan untuk menggunakan alat transportasi yang murah meriah namun cukup nyaman, apalagi saat sepi. Hanya dengan Rp. 11.000,-, kita sudah dimanjakan dengan kereta full AC dari Bogor hingga Jakarta.Namanya Kereta Pakuan Express.

Kalau mau yang lebih membumi lagi, ada Kereta Ekonomi AC. Keretanya mirip dengan Pakuan cuma berenti di setiap stasiun dan AC-bya diganti dengan kipas angin. Sehingga nama yang lebih cocok untuk kereta ini adalah Ekonomi Kipas. Dengan modal Rp.5.500,- kita sudah bisa menikmati perjalanan ke Jakarta.

Dan kalau masih pengen yang paling irit, namanya Ekonomi. Tapi orang jarang menggunakan kata tersebut karena terkesan merendahkan, sehingga banyak orang menyebutnya KRL saja. Harga tiketnya Rp.2.000,- saja. Namun tidak ada AC maupun kipas, melainkan angin karena jendela ama pintunya juga sebagian besar udah gak ada sehingga angin dengan mudah masuk ke dalamnya. KRL ini lebih memanjakan penumpangnya yaitu selama perjalanan anda akan disuguhi oleh pedagang serba ada mulai dari minuman, pernak pernik dapur, jam hingga racun tikus. Tapi jangan salah, lantai kereta akan sangat becek ketika penjual minuman hilir mudik menjajakan dagangannya.. πŸ˜€

Juga ada sajian band jalanan yang menurut saya lumayan oke punya, tapi ada juga yang memekakkan telinga.hehehe..Pisss..Dan yang paling sering dan hampir pasti bahwa, anda akan berdiri, nerdesak-desakkan plus disajikan dengan aroma keringan dan ketek dari penumpang jika pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore. Tapi kalau hari minggu malem jam 7, biasanya ga ada orang jadi anda tidak akan pernah merasakan bau ketek/keringat. Soalnya pengalaman balik ke Jakarta jam segitu dan Pakuan udah ga ada sementara AC masih jam 9. Akhirnya naik KRL yang oke punya.. πŸ˜€

Berikut suasana stasiun Bogor pada hari minggu siang..

Stasiun Bogor di kala sepi

Lobi Stasiun Bogor

Pipis sembarangan

Siang yang sepi

Eksotisme Kampus IPB

Ini adalah salah satu hal yang membuat saya jatuh hati setengah mati kepada kampus ini. 4 tahun saya ada di kampus ini dan rasanya masih terasa begitu singkat ketika pada akhirnya sekitar bulan April yang lalu saya harus benar-benar mengemasi barang-barang dari tempat tinggal yang lama (baca : kos) di Bogor. Padahal suasana Bogor, apalagi suasana kampus hijau nan eksotik membuat rasa ingin datang dan datang kembali ke kampus tercinta ini. πŸ™‚

Dua Minggu yang lalu saya jelan ke kampus IPB tercinta untuk menikmati sekaligus mengenang masa-masa kuliah, dari FMIPA hingga ke FPIK dan Fapet nun jauh di ujung berung..hehehe..melewati hutan, danau dan semak belukar. kadang juka sengaja melewati LSI alias perpustakaan pusat dengan sejuta pesonanya yang tak tergantikan, sekalian melihat cewek-cewek cantik nan modis di FEM, karena sebelum nyampe FPIK dan Fapet pasti melewati fakultas ini. Dan saya kembali mencoba melakukan napak tilas perjalanan yang penah saya lakukan semasa kuliah dulu, di sini…

have fun guys…^^

Gedung Perpus Pusat

Rute pertama yang saya lewat dan mempu mencuri pandangan saya adalah gedung perpus pusat nan anggun dengan desain Belanda yang kental. Model-nya pun terinspirasi dari gedung-gedung tepi pantai Rotterdam, khususnya di bagian atap dan mezanine. Continue reading

Parade Ogoh-ogoh

Mmmm…

Saya juga sebenarnya tidak terlalu yakin dengan nama ini, apa memang nama makhluk ini Ogoh-ogoh atau bukan. karena jika saya bilang ondel-ondel, sepertinya muka makhluk ini tidak mirip sama sekali dengan ondel2. Akan tetapi ukuran dan cara memainkannya mirip dengan ondel2 yang kita kenal. Berukuran 2,2 – 2,5m dan diisi oleh satu orang yang masuk dari bawah “ogoh-ogoh”.

Continue reading