Eksotisme Kampus IPB


Ini adalah salah satu hal yang membuat saya jatuh hati setengah mati kepada kampus ini. 4 tahun saya ada di kampus ini dan rasanya masih terasa begitu singkat ketika pada akhirnya sekitar bulan April yang lalu saya harus benar-benar mengemasi barang-barang dari tempat tinggal yang lama (baca : kos) di Bogor. Padahal suasana Bogor, apalagi suasana kampus hijau nan eksotik membuat rasa ingin datang dan datang kembali ke kampus tercinta ini.🙂

Dua Minggu yang lalu saya jelan ke kampus IPB tercinta untuk menikmati sekaligus mengenang masa-masa kuliah, dari FMIPA hingga ke FPIK dan Fapet nun jauh di ujung berung..hehehe..melewati hutan, danau dan semak belukar. kadang juka sengaja melewati LSI alias perpustakaan pusat dengan sejuta pesonanya yang tak tergantikan, sekalian melihat cewek-cewek cantik nan modis di FEM, karena sebelum nyampe FPIK dan Fapet pasti melewati fakultas ini. Dan saya kembali mencoba melakukan napak tilas perjalanan yang penah saya lakukan semasa kuliah dulu, di sini…

have fun guys…^^

Gedung Perpus Pusat

Rute pertama yang saya lewat dan mempu mencuri pandangan saya adalah gedung perpus pusat nan anggun dengan desain Belanda yang kental. Model-nya pun terinspirasi dari gedung-gedung tepi pantai Rotterdam, khususnya di bagian atap dan mezanine.

FEM tampak dari LSI

Lumayan OK juga kok FEM kalo kita lihat dari arah LSI. Gedung yang dikelilingi banyak pohon hjau dan rindang serta menghadap ke danau,,hmmm…okz banget!🙂

Audit LSI tampak dari arah FEM

Audiorium di tepi air..cuma ada di sini!:D Ini adalah tempat bersejarah saya saat belajar PIP saat tingkat 1 (TPB/Tingkat Persiapan Bersama). Juga saya pernah tertidur pulas di sini saat belajat pelajaran yang unik ini..wkwkw

Danau FPIK yang dilihat dari kantin LSI.

Danau yang disepanjang pinggirnya ditumbuhi oleh pohon pinus yang begitu rindang, membuat saat belajarpun menjadi nyaman dan sejuk.

Danau LSI

Danau LSI dilihat dari kantin LSI. Danau yang bersih, hijau dan asri. Dulunya di depan sana ada menara air, tapi sekarang telh dirobohkan dan tengah dibangun semacam kafetaria tepi danau milik anak FEMA.

Jalan dari LSi menuju GWW via FEMA..

Jalananpun di siang hari benar-benar terasa sejuk berkat paru-paru kampus yang jumlahnya tak terhitung. Cuma yang bikin bete, kenapa ya ada ranting di depan sana? Ngerusak pemandangan aja..😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s