Jangan Biarkan Negara Lain Menginjak-injak Negara mu


Belakang ini negara kita dihadapkan dengan berbagai persoalan antar Negara khususnya dengan suatu negara X yang katanya serumpun itu (apakah anda setuju dikatakan serumpun dengan negara itu sementara perlakuan mereka terhadap bangsa kita sudah di luar batas?) mulai dari dugaan kekerasan yang dilakukan terhadap salah seorang model cantik Indonesia, pelanggaran batas wilayah territorial di kawasan blok ambalat, kekerasan terhadap TKI yang tak kenal puas [dan yang terbaru kasus kecelakaan robohnya suatu supermarket tua berusia 30 tahun di Negara tersebut serta menewaskan 9 TKI dan Siti Hadjar]. Kisah tragis serupa juga pernah terjadi sebelumnya dengan beberapa negara lain mulai dari pengakuan sepihak oleh Negara-negara bersangkutan terhadap kekayaan budaya Indonesia, baik makanan, kesenian, serta hasil budaya warisan nenek moyang. Di dalam hati yang paling dalam, jiwa kita menjerit “Kenapa terjadi seperti itu?”

Apakah anda tidak merasa prihatin melihat Negara kita yang seakan-akan dilecehkan dan tidak dianggap oleh Negara lain? Apakah anda tidak sadar bahwa itu adalah juga salah satu bentuk penghinaan terhadap anda? Jika anda tidak merasa dimikian, memang rasa kebangsaan anda harus dipertanyakan lagi. Mungkin saat ini anda berpikir “Ah..orang gak ngaruh ini ama nasib gue. Biarin aja mereka mau perang kek, mau tembak-tembakan kek, kalo perlu ngambil Negara ini gue gak peduli. Gue masih tetep bisa makan 3X sehari kok.” Tapi anda bisa menjamin bahwa anak cucu anda kelak masih akan tetap makan enak seperti anda menikmati hidup. Apakah anda punya jaminan bahwa anak cucu anda kelak tidak mungkin makan jagung atau tiwul tanpa lauk? Dari sekarang baik anda renungkan hal tersebut.

Dan apabila anda merasakan pernyataan di atas, saya ucapkan terima kasih kepada anda sebelumnya. Hal itu pertanda bahwa anda masih mempunya rasa cinta kepada tanah air ini. Tapi barangkali anda bingung “Apa yang harus saya lakukan jika kondisinya seperti ini? Sementara saya bukan tentara atau orang yang duduk di pemerintahan.” Jika dalam pikiran anda sempat terlintas yang sedemikian, baik anda simak dan renungka pernyataan saya berikut.

Sebuah perumpamaan. Jika anda ataupun milik anda diganggu oleh orang lain, pasti anda akan mempertahankannya bukan? Apalagi jika anda berada di pihak yang benar, sudah barang tentu baik masyarakat maupun aparat akan membantu anda. Tapi bayangkan jika yang mengganggu anda ini adalah orang yang sangat-sangat-sangat kaya. Tentu ceritanya akan berbeda. Memang kemenangan tersebut akan selalu berpihak kepada yang benar, tapi kita tidak usah munafik 

bahwa saat ini uang dapat membutakan segalanya. Yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa menjadi benar. Bukan berarti saya mengatakan bahwa orang yang punya kekayaan materi berlimpah adalah orang jahat. Tentunya masih sangat banyak orang kaya yang punya hati selembut malaikat. Tapi sekarang kita berbicara mengenai si jahat yang kaya raya. Dengan kekayaan materi yang ia miliki bisa saja dia membayar semua orang yang barangkali bisa memihak kepada anda karena anda benar, malah balik menyerang anda dan anda kalah. Nah bayangkan jika anda berhadapan dengan si jahat yang selevel dengan anda. Sudah pasti anda sebagai pihak yang benar akan memenangkan kompetisi.

Begitu pula dengan kasus yang kita bicarakan sekarang. Kita mau menambah personil ataupun peralatan yang lebih canggih, membeli senjata yang banyak, diplomasi kesana kemari, ataupun demonstrasi dan unjuk rasa dimana-mana berharap Negara tersebut bisa hengkang dan tidak mengganggu Negara kita lagi, tidak akan memberi jaminan penuh bahwa mereka akan pergi. Mereka punya dana yang berlebih dari kebutuhan mereka, sehingga ketika kita melakukan improvisasi baik itu untuk senjata, diplomasi, dsb, mereka akan melakukan improvisasi yang lebih besar lagi. Akhirnya kita akan mengalami kesulitan dalam menghadapi mereka. Lalu apa jalan terbaik? Apakah mencuri kekayaan Negara tersebut? Tentu saja tidak. Itu adalah perbuatan buruk dan pasti kita akan dipenjara. Lalu bagaimana caranya?

KONSUMSILAH PRODUK INDONESIA

Satu hal yang perlu anda ingat, tanpa anda sadari mungkin dana yang mereka gunakan untuk mengganggu Negara kita berasal dari saku anda! Kenapa bisa? Tentu saja bisa. Ingat negara kita adalah pasar yang sangat besar dan sangat menguntungkan bagi produk Negara lain yang dipasarkan di Indonesia. Anda pasti pernah mengkonsumsi produk-produk yang bukan produksi Indonesia minimal sekali seumur hidup dan barangkali berasal dari Negara tersebut. Bayangkan jika orang-orang lain seperti anda melakukannya minimal sekali. Coba kalikan dengan jumlah penduduk, lalu kalikan dengan harganya. Itu jika hanya mengkonsumsi sekali seumur hidup. Bagaimana kalau mengkonsumsi setiap hari? Anda pasti sudah bisa mengira-ngira berapa jumlah dana yang mengalir ke Negara mereka. Bandingkan jika belanja anda tersebut anda arahkan kepada MENGKONSUMSI PRODUK DALAM NEGERI. Jumlah besar tadi yang pergi ke Negara lain yang ternyata mereka gunakan untuk menginjak-injak harga diri bangsa kita, sekarang dapat kembali menjadi milik Negara kita untuk mempertahankan diri dan memantapkan wibawa bangsa. Jika mereka sudah kekurangan uang akibat produknya kalah minimal di pasar kita, sudah jelas mereka tidak akan bisa lagi membeli minyak untuk menjalankan kapal ataupun pesawat mereka melewati batas Negara kita. Mereka tidak akan 

punya kekuatan lagi untuk meningkatkan kekuatan militer yang pastinya membutuhkan dana yang besar. Langkah selanjutnya terserah anda. Saya yakin anda tahu karena sudah banyak belajar dari sinetron-sinetron Indonesia bagaimana melumpuhkan orang yang sudah lumpuh, khususnya dari peran antagonisnya yang seringkali membuat sakit gigi ^^.

Jadi apa kesimpulannya?

Kalau anda ingin membela harga diri bangsa kita agar tidak dilecehkan lagi oleh bangsa lain, Belilah Produk Indonesia, hanya Produk Indonesia. Jika kita semua telah bertekad untuk melakukan ini, kita tidak hanya memperlemah Negara lain yang selama ini menggunakan uang saku kita untuk menginjak-injak Negara kita, tapi juga membuat Negara kita semakin kuat. Dan jika kita konsisten dengan hal ini, Negara Indonesia ini pasti bisa menjadi kekuatan baru yang ditakuti di dunia, layaknya Cina dan India. Ini bukan mustahil, tapi sangat pasti! Negara kita punya banyak persamaan dengan Cina dan india. Kita sama-sama memiliki jumlah penduduk yang sangat besar [tiga besar Asia], punya wilayah sangat sama-sama sangat luas sehingga pemberdayaan bisa di lakukan di kedua sisi, alam dan manusia. Saya rasa ini akan menjadi kombinasi yang sangat solid. Dan satu hal juga yang harus kita ketahui, kanapa Cina dan India bisa tiba-tiba berubah menjadi kekuatan baru di dunia, adalah karena Ekonomi yang kuat, bahasa awamnya kaya atau banyak uang.

Mengenai cara memilih mana produk buatan Indonesia dan mana yang bukan, saya rasa anda sudah sangat cerdas untuk melakukannya.

Sekali lagi, Konsumsilah Produk Indonesia, Hanya Produk Indonesia. Jangan yang lain.

Mulailah dari diri anda pribadi. Percayalah akan muncul orang-orang lain seperti anda yang akan mengikuti langkah anda. Mari berjuang demi Indonesia tercinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s